Welcome to Suara Baptis Papua
All Members of the APBF
24 Feb 2009
February 13, 2009
Pray and give to Australia Bushfire Relief Fund.
Dear friends and co-workers in Christ,
Greetings in His name from the Asia Pacific Baptist Aid !
We believe you are aware of the serious humanitarian crisis that has arisen in the south-eastern
Australian state of Victoria due to the uncontrollable forest fires. Though Australia is not new to such
fires, this is the most serious ever in its history and also clearly the worst natural calamity ever to hit..... (baca selanjutnya)
Mahasiswa Papua Dintimidasi Aparat
24 Feb 2009JAKARTA] Sekelompok mahasiswa asal Papua mengaku diintimidasi oleh aparat keamanan untuk meninggalkan rumah kontrakan di Jalan Dukuh V Nomor 26, RW 002/RT 008, Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur. Aparat yang mengaku dari BIN dan Mabes Polri berusaha mengusir mahasiswa karena dianggap terlalu sering berdemo. Ditemui SP, Jumat (20/2), mahasiswa Papua mengaku tidak bersalah dan tidak akan meninggalkan kontrakan tersebut. Atas intimidasi itu, mereka siap untuk menempuh jalur hukum untuk mempertahankan hak. Apalagi warga sekitar tidak pernah merasa terganggu atau keberatan dengan keberadaan mereka. "Kami akan tetap tinggal di sini. Apa pun..... (baca selanjutnya)Sejarah Injil masuk di tanah Papua di Rayakan di mana – mana.
24 Feb 2009![]()
Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat Papua di Semarang juga turut merayakannya.
Perayaan tersebut di lakukan bertepatan dengan injil masuk di Tanah Papua pada
tanggl 5 Februari di aula Fisip Universitas 17 Agustus 1945
Semarang(Untag), Ibadah tersebut di Pimpin oleh Bpk Pdt. Yakob
Wabiser dengan Them “INJIL MEMBAWAH..... (baca selanjutnya)ORANG ASLI PAPUA TERANCAM DALAM ERA OTSUS
24 Feb 2009
PASIFIC POST, SENIN, 23 FEBRUARI 2009
ORANG ASLI PAPUA DALAM ERA OTONOMI KHUSUS
Laporan Pani/Ist :
JAYAPURA- Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua, Socratez Sofyan Yoman dalam press release kepada Pasific Post mengatakan, "Masa depan orang asli Papua dalam era Otonomi Khusus sangat memprihatinkan dan ancaman serius. Sejak tanggal 11-17 Februari 2009, saya berada di Wamena. Saya kaget luar biasa dan heran, karena aparat keamanan sedang mengawasi dan mengontrol aktifitas orang asli Papua di Pasar, di sudut-sudut jalan. Seperrti Pasar Yibama,..... (baca selanjutnya)West Papua : Wamena High School Student and all Papuan Activist Demonstration Solidarity with Sebby Sambom and Bucthar Tabuni. By WPNews Wamena
18 Feb 2009
| Feb 19, 2009, 03:27 |
Email this article Printer friendly page |